Rabu, 28 September 2016

Tugas resensi buku

Judul buku : anda bagus, saya lebih bagus!
Penerbit : PT bhuana ilmu populer jl.kebahagiaan No.11A,jakarta 11140
Penulis : JUSTIN HERALD
Penerjemah : rachma christiani subekti
Penyunting : kartika simatupang
Desain : anthenrys
Cetakan ke dua : desember 2008
Cetakan ke tiga : juni 2009
Tebal buku : viii + 101 halaman



Semua manusia pasti menemukan titik jenuh di kehidupannya atau dalam
bahasa sekarang sekarang galau, bahkan nabi kita pun mengalami kegalauan ketika di
tinggal oleh pamannya dan istri tercintanya ,maka oleh karena itu manusia pasti
menemukan kejenuhan dalam hidup nya.


Nah didalam buku ini lah kita menemukan sebagian obatnya, yaitu dengan
memperbaharui niat atau tujuan hidup ini ,dan di buku ini kita bisa mendapatkan
motivasi yang sangat banyak ,baik itu motivasi dalam menjalankan karir ,dalam
berbisnis ,bahkan dalam menapaki hidup yang keras ini.
Bila kita membaca buku ini dengan baik dan benar insyaalloh kita tidak akan
mengalami lagi apa yang namanya galau ,karena di dalam buku ini dijelaskan
bagaimana menyikapi berbagai masalah ,bagaimana sikap kita ketika mendapatkan
kegagalan dalam mengejar impian ,atau bagai mana cara banting stir ketika gagal di
tengah jalan.
Mungkin banyak, jaman sekaran orang-orang yang belum bisa menyikapi
kegagalan dalam hidupnya ,bahkan sampai ada yang sampai bunuh diri, minimal
orang itu jadi orang gila ,karena dia memandang dunia ini sempit, mereka meyakini
ketika gagal mewujudakan keinginannya atau impiannyah tidak ada harapan lagi
untuk bankit.
Di dalam sebuah karangan ,karangan buku khususnya pasti ada kekurangan dan
kelebihannya masing-masing ,saya sudah sampaikan kelebihannya di atas tadi
,sekarang saya akan mengoreksi kekurangan buku ini.
Buku ini menjelaskan tentang selogan-selogan para pemenang ,selogan-
selogannya bagus dan memotivasi ,tapi selogan-selogannya di dalam buku ini seakan-
akan tidak melibatkan sang pencipta ,seakan-akan tuhan itu tidak ada ,dan takdir itu
di tentukan hanya oleh kerja kita, tanpa kita memohon kepada tuhan yang
mencipakan segalanya yang ada di alam dunia.
Tapi saya juga memaklumi (khusnudhon) bahwa penulisnya mungkin ateis yang
tidak menyakini adanya tuhan ,dan menyakini bahwa kehidupanlah yang membuat
kita hidup.
Jika dilihat dari judul besar yang ada di jilid bukunya ,seperti menggambarkan
bahwa dirinyalah yang paling bagus ,seperti menganggap jelek selain dirinya, dan
didalamnya pun dia mengatakan bahwa selain dirinya tidak ada lagi yang pantas di
dengar pendapatnya .karena hanya dirinya lah yang pantas diterima pendapatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar